Warga Keluhkan Lambanya Tim Medis Satgas Covid-19 Tulang Bawang

0
58

Tulang Bawang – Pepadunnews.com- Warga Menggala keluhkan lambatnya Tim Medis KabupatenTulang bawang dalam merespon terkait, ada 9 orang warga Kalimantan Barat yang bekerja di Rawa Jitu tanpa ada tes rapid covid . Padahal jelas Intruksi Bupati untuk mengantisipasi dan memantau bagi warga pendatang.

Hal itu menimbulkan kekhawatiran kalangan warga menggala, terlebih tadi malam saat tim media
turun ke lokasi, para pencari kerja asal Kalimantan Barat ini dari pukul 18.00 WIB sampai dengan pukul 21:30 malam sabtu tgl 25 September 2020, yang Transit di Pol Lantas Terminal Menggala.

Sehingga banyak masyarakat mengakhawatirkan bila di salah satu orang yang transit tersebut ada yang terkena virus covid-19, setelah kami lihat langsung terlihat jelas warga terminal menggala yang sedang berkuruman menjadi satu dengan para warga dari Kalimantan tersebut.

“Jaka salah satu pekerja dari Kalimantan Barat mengatakan, iya pak kami sudah hampir 1 minggu-an di Rawa Jitu untuk bekerja di salah satu Perusahaan(PT), saat di tanya PT apa mereka tidak tahu.

Dirinya juga menyampaikan , kami masuk ke-Tulang Bawang ada yang membawa itu Kepala Rombongan dan kami semua sudah di cek kesehatan di Bandara ,tapi kalau di Tulang Bawang tidak kami tidak di cek,ungkapnya.

Bahkan kisah sedih mereka menuturkan, kami para pekerja ini belum di gajih oleh pihak Perusahaan tempat bekerja pak , keluhnya.
Sementara warga Terminal Heri, meminta kami dari media untuk menghubungin dari satgas Gugus Tugas yaitu Kepala BPBD ( Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kenedi , langsung tanggap dirinya mengarahkan anak buah nya untuk turun ke pos lantas menggala, ada tiga petugas dari Gugus Tugas diantara nya dua dari BPBD dan satu dari Koramil mengggala, sedangakan yang piket di pos Lantas Menggala BRIGPOL YUDI P.

Menurut Heri warga Terminal menggala dia sangat menyayangkan tim dari medis yang Tak kunjung datang ke lokasi sehingga warga menyuruh para pencari kerja tersebut untuk segera meninggalkan tempat dan tidak mengambil Resiko.

Mengingat Di Kabupaten Tulang Bawang sudah ada yang terpapar covid-19 , jangankan warga dari luar provinsi yang di dalam provinsi kita sendiri aja kita harus waspada, ungkap Heri.

“Oleh sebab itu Heri meminta kepada Tim medis harus siaga 24 jam di setiap pos jaga covid yang sudah ada, Untuk apa ada pos kalo tidak di fungsikan ini kan bisa untuk menekan penyebaran virus tersebut di kabupaten Tulang Bawang, kata Heri kepada awak media.”( Red)