Mahasiswa UNILA Ajarkan Pengolahan Pelepah Sawit Di Mesuji

0
185

PepadunNews.com,Mesuji – Puluhan Para Mahasiswa dari Universitas Lampung(UNILA)yang saat ini sedang melaksanakan Program Kuliah Kerja nyata (KKN)di mesuji ,mengadakan Pelatihan kepada masyarakat di Mesuji di bidang pertanian ,yaitu terkait penanganan dan pemanfaatan limbah pelepah sawit menjadi produk bernilai tambah,berlangsung di Balai Desa Tanjung Sari ,Kecamatan Tanjung Raya .30/01.

Kegiatan Pelatihan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA)Irhandi Juanesvant ,Kepala Desa Tanjung Sari Ashar ,puluhan masyarakat petani sawit yang ada di Desa Tanjung Sari,dan pemateri dari Universitas Lampung(UNILA)Dr.Sandi Asmara ,M.SI sekretaris kejurusan tekhnik pertanian.

Dalam hal ini dr.Sandi Asmara ,M.Si. sekretaris kejurusan tekhnik pertanian fakultas Pertanian Universitas Lampung(UNILA) mengatakan bahwa pelatihan pemanfaatan limbah pelepah sawit ini ,diantara membuat pakan ternak,pupuk Organik,mikroorganisme.

Harapannya masyarakat mampu memanfaatkan limbah pelepah sawit ,yang tadinya di rasa sangat mengganggu kebun,mengganggu perawatan kebun,dan mengotori kebun.

Nah sekarang dengan adanya kegiatan pelatihan seperti ini mudah-mudahan masyarakat di kabupaten Mesuji ini ,serta Pemerintah Daerah(Pemda) bisa mempunyai gambaran bagaimana menangani dan pemanfaatan limbah pelepah sawit,yang selama ini mungkin cukup di buang saja,tapi ternyata begitu kita olah,kita tangani ,limbah ini bisa menjadi produk yang bernilai tambah ,dan berguna bagi desa.

Lanjutnya,Untuk proses pembuatannya sendiri sangatlah mudah ,dan bahan-bahan nya pun semua ada di desa,gak perlu mencari bahannya jauh-jauh ,semua bahan-bahannya ada didesa,seperti dolomit,mikroorganisme,gula merah,dan yang lainnya,tentunya buat masyarakat bahan tersebut tidak asing lagi .

Tentunya limbah pelepah sawit itu sendiri di rubah menjadi serbuk pelepah sawit dahulu,dengan menggunakan mesin tekhnologi pengecilan ukuran ,sehingga menjadi bahan baku,dan bisa diolah menjadi produk-produk lainnya,yang lebih bermanfaat,artinya bisa di gunakan langsung oleh masyarakat.

Kemudian Kepala Dinas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA)Irhandi Juanesvant sangat mengapresiasi dengan adanya program-program seperti ini ,yang tentunya sangat di perlukan oleh masyarakat,dalam rangka peningkatan ekonomi dan pendapatan masyarakat itu sendiri, karena yang kita tahu di mesuji ini ,sumberdaya nya sangat banyak ,ada yang berupa buah-buahan ,maupun berupa limbah .

Lanjutnya ,limbah ini memang kalau kita lihat dari sisi pemanfaatannya tak rasa sangat kurang di Musuji karena cuma terbiarkan begitu saja,dengan adanya tekhnologi ini yang bekerjasama dengan pihak Universitas Lampung(UNILA),kita mengharapkan semua limbah-limbah yang ada di Kabupaten Mesuji ,terutama limbah organik yang berasal dari tanaman-tanaman bisa kita maksimalkan,untuk menjadi produk tambahan.

Sehingga masyarakat itu tidak hanya,kalau kita bicara soal sawit,enggak cuma fokus dengan buah nya saja,tetapi mereka punya produk lainnya,yang kita tahu bersama petani di Mesuji masa nganggur nya tinggi,karena dari pagi dodos( manen) buah sawit ,dan sampai sore nya mereka nganggur,sehingga dimasa menunggu inilah ,mereka bisa memanfaatkan waktu luang itu untuk membuat olahan dari bahan baku limbah pelepah sawit ,tentunya yang akan bermanfaat bagi masyarakat itu sendiri.

Untuk kedepannya kami dari Pemerintah Daerah yang akan bekerja sama dengan Universitas Lampung(UNILA) ini,tentunya nanti kita coba kaji lagi,seperti apa kebutuhan di Mesuji apa aja yang di perlukan oleh masyarakat,dan tekhnologi nya akan disediakan oleh Universitas Lampung (UNILA).(Rosyid)