Kembali Kampanye Hitam Calon Musa-Dito Libatkan ASN

0
104

Lampung Tengah- Pepadunnews.com – Belum jelasnya proses perkara dugaan pelanggaran PKPU No.13/2020 pasal 63, pasal 70, 71 oleh Wali Kota Metro A.Pairin, aktif sosialisasi dan kampanye putranya Ardito Wijaya sebagai Calon Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah berpasangan dengan Musa Ahmad dari Partai Golkar. Muncul kembali dugaan kampanye tanpa izin atau STTP dilakukan oleh Calon Wakil Bupati Ardito Wijaya dengan melibatkan ASN Guru disalah satu SMK N di Kecamatan Seputih Agung. Rabu, 28 Oktober 2020.

Pembagian APK berupa gambar, poster, souvenir dan sejenis lainnya sudah mutlak kategori Kampanye.
Kemudian jika sebatas pembentukkan relawan, maka Relawan itu harus diberitahukan atau terdata di KPU.

Demikian dugaan pelanggaran dilakukan Calon Wakil Bupati Nomor urut 2 Ardito Wijaya putra dari A.Pairin yang akrab disapa Pangeran, kampanye di Kecamatan Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah pada 18 Oktober 2020 lalu, terendus oleh tim media ini yang berlangsung di kediaman salah satu warga setempat.

Kampanye tersebut di duga tidak ada izin atau STTP, pemberitahuan ke Bawaslu setempat. Pelaksanaan pembagian dan ajakkan memenangkan Paslon Nomor Urut 2, di koordinir oleh ASN guru di salah satu SMK Negeri Kecamatan Seputih Agung.

Divisi Pengawasan Bawaslu Lampung Tengah, Edwin membenarkan hal tersebut dan dilaksanakan dengan melibatkan ASN, guru di salah satu SMK Negeri Kecamatan Seputih Agung.

“Benar adanya, saat ini sedang dalam proses penanganan. Dan dalam waktu cepat ini, akan di informasikan lebih lanjut,”kata Edwin.

Dilain pihak, Calon Wakil Bupati Lampung Tengah Nomor urur 2, Ardito Wijaya, hingga kini belum dapat mau menanggapi, termasuk adanya video, Wali Kota Metro A.Pairin berkumpul dengan para Kakam Kecamatan Rumbia dan sekitarnya di salah satu rumah makan.

Disisi lain, terkait proses Wali Kota Metro A.Pairin atas dugaan pelanggaran PKPU No.13/2020, Kordiv Penindakkan Bawaslu setempat masih berada di luar Lampung, sehingga belum dapat di konfirmasikan.

Untuk diketahui, saat kampanye Musa – Ardito di wilayah Kecamatan Rumbia dan sekitarnya, selain bukti foto kode dua jari, terdapat video, A.Pairin mengenakan baju kemeja putih, berkumpul bersama puluhan Kakam Kecamatan Rumbia di salah satu Rumah Makan.

Belum lama ini juga, Paslon nomor urut 2 Ini melakukan kampanye membagikan APK dan Kaos di beberapa Kampung dengan berbeda Kecamatan tanpa ada STTP.

Adapun kampanye tanpa STTP itu di koordinir oleh timses Musa-Dito di Kecamatan Bekri, Punggur, Trimurjo, Kota Gajah, Gunung Sugih, judul kampanye pembekalan tim pemenangan tingkat TPS, sekaligus penyampaian visi misi serra stimulasi pencoboblosan.

Diberitakan sebelumnya, keterlibatan langsung Wali Kota Metro A.Pairin sosialisasi dan kampanye pemenangan putranya Ardito Wijaya sebagai Calon Wakil Bupati Lampung Tengah berpasangan dengan Musa Ahmad dari Partai Golkar, dibeberapa Kecamatan termasuk juga di Kecamatan Rumbia dan sekitarnya, di duga melanggar PKPU No.13 tahun 2020 sebagaimana disebutkan dalam Pasal 63, Pasal 70, 71.

Diketahui juga, Wali Kota Metro A.Pairin diduga telah kerap bergerak mensosialisasikan dan kampanye ke beberapa Kampung yang ada di Kecamatan Trimurjo, beberapa titik Kampung di Kecamatan Bumiratu Nuban, termasuk beberapa Kampung di Kecamatan Rumbia dan sekitarnya.

Di Kecamatan Rumbia, selain di RB 4-5 juga berlangsung sosialisasi kampanye Musa – Dito di kediaman Kakam Reatu Buana, I Ketut Sugede.” (Tim)