ASN Lampung Timur Diduga Lakukan Kumpul Kebo

0
410

METRO – Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Lampung Timur berinisial NG yang bekerja di Sekretariat DPRD Lampung Timur diduga melakukan kumpul kebo dengan warga Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur berinisial VA.

Jumijan, Ketua RT setempat menjelaskan, NG dan VA tinggal dalam satu rumah yang merupakan rumah kontrakan sudah sekitar enam bulan lebih. Keduanya, mengaku pasangan suami istri.

“Sudah lama mas tinggal disini. Ya awalnya mereka mengaku pasangan suami istri. Tetapi tidak bisa menunjukkan dokumen pernikahan,” kata dia, Kamis (31/10).

Selama tinggal di rumah tersebut, lanjut dia, NG memang sering datang kerumah VA. Keduanya juga sering pergi berdua dan pulang malam.

“Memang sering kesini. Tapi setahu saya mas, kalau pas NG membawa mobil dia tidak pernah menginap. Tapi tidak tahu kalau dia memakai sepeda motor atau lainya. Karena kadang VA ini pulangnya malam, karena pekerjaan dia sebagai biduan. Jadi saya tidak terlalu memperhatikan,” terangnya.

Menurut Jumijan, NG tidak pernah menunjukkan jika dirinya seorang ASN, sebab ketika pertama kali datang NG mengaku hanya pemilik sebuah organ tunggal di Lampung Timur.

“Ya tahunya belum lama ini mas. Ada yang mengirimkan foto NG memakai seragam ASN,” ucapnya.

Terpisah, Dewi tetangga VA menuturkan, dirinya mengaku curiga dengan keduanya. Pasalnya, NG dan VA mengaku sudah suami istri, NG tidak pernah tidur dirumah tersebut.

“Katanya si suami istri, tapi kok aneh suaminya gak pernah tidur di rumah itu. Setiap malam suaminya pergi, paginya pulang jemput istri, begitu terus setiap hari sampai enam bulan ini,” paparnya.

Keduanya, kata Dewi, sangat tertutup kepada tetangganya. NG dan VA juga jarang berbaur atau sekedar berkumpul bersama tetangga sekitar.

“Saya namanya yang laki-laki saja tidak tahu mas. Yang saya dengar suaminya itu pemilik orgen. Tapi saya pernah sekali melihat suaminya pakai baju pegawai mas. Saya tidak begitu jelas juga mas, soalnya keluarga ini tertutup jarang berbaur dengan lingkungan dan juga suaminya jarang minginap. Paling lama larut malam terus pergi siang atau sore baru pulang ke kontrakan,” ucapnya.

Penuturan berbeda dikatakan warga lainya yang enggan disebutkan namanya. Menurut dia, NG sering kali terlihat menginap dirumah VA. Ketika hendak menginap NG tidak jarang membawa kendaraan.

“Sering mas. Saya tidak sering lihat dia malam-malam datang dan masuk kerumah lewat pintu belakang. Tetapi biasanya ya kalau pas mau menginap itu dia jarang membawa mobil,” terangnya.

Dirinya mengaku tidak pernah menaruh curiga, sebab keduanya mengaku pasangan suami istri.

“Saya tahunya mereka itu suami istri, makanya tidak curiga. Tapi mereka tidak pernah menunjukkan dokumen pernikahan dari awal mengontrak disini sampai sekarang,” tambahnya.(P-Red)