Anggota DPR RI Hanan A Rozak Soroti Pedas Proyek Padat Karya Kampung Astra Kesetra

0
71

Tulang Bawang -Pepadunnews.com:  Anggota  DPR RI Ir. Hanan A Rozak, MS Fraksi Partai Golongan Karya  dari Dapil Lampung II Beri Tanggapan terkait Program Padat Karya Tunai Bersumber dari Anggaran APBN. Diduga kuat tidak berpedoman pada spek serta tidak mengutamakan kualitas. Kamis (24-09-2020)

Hal itu terungkap dalam wawancara cegat seusai Sosialisasi Empat Pilar Di Balai PWI Tulang Bawang.

Hanan A Rozak mengatakan, program PKT yang terletak di jalan Lintas Timur Kampung Astra Kestra Kecamatan Menggala  harus melibatkan masyarakat setempat itu yang nama nya padat karya, kemudian ada petunjuk Teknis, dan harus ada Speknya , guna sebagai acuan melakukan suatu pembangunan .

Mantan Bupati Tulang Bawang ini mencotohkan,  Misal padat karya membuat paving block, ketebalannya berapa centi meter, adukan nya berapa,  kalau satu sak semen terus pasir satu gerobak  nah itu tergantung spek, tuturnya.

Namun ini berbalik dengan ungkapan pengawas pelaksana Deby Julinio Putri beberapa lalu  dan pengawas di lapangan , bahwa pekerjaan padat karya kami tidak mengacu pada spek atau kualitas tetapi memperdayakan masyarakat.

Apa lagi ini drainase, yang harus benar-benar menjaga kekokohan kualitas bangunan tersebut, bukan kerja asal-asalan, terlebih lagi jalan lintas Astra kesetra  sudah masuk Master Plan , untuk di buat dua jalur dari pintu masuk Tulang Bawang sampai Kampung Tua, ini juga harus di ukur, apakah itu sudah benar dari jarak lebar jalan lintas tersebut, karna apa bila drainase tersebut kurang pas titik kordinat nya, maka itu akan di bongkar kembali, dan ini akan mubazir.

Anggota DPR RI dari komisi II ini juga  sudah membaca berita beberapa hari lalu katanya, yang mana masalah ini  akan saya bahas bersama Kementerian Pusat, terkait dalam temuan kawan-kawan media, karna ini wilayah dapil II Lampung wilayah saya, maka saya berhak untuk menegur pekerjaan tersebut, bahkan dari komisi III DPRD kabupaten Tulang Bawang juga sudah pernah turun ke lokasi pekerjaan tersebut, itu artinya sudah jelas pekerjaan itu dalam pengawasan semua pihak.

“Ini sangat di sayangkan, apa bila benar ada nya pekerjaan tersebut tidak mengedepankan kualitas dan mutu, dan untuk asas mamfaat untuk drainase itu sebenarnya kurang bermamfaat jika letaknya di bagaian sebelah kanan jika kita dari arah Lampung Tengah menuju Tulang Bawang Menggala, semestinya itu di sebelah kiri, karna kita juga harus melihat dari sisi mamfaatnya, itu baru bisa di rasakan warga setempat, karena dibagain sebekah kiri itu banyak pemukiman warga sekitar,”.

Terakhir Adin Hanan, sapaan akrabnya, sebelum meneruskan perjalanan nya, Adin Hanan berpesan “mari kita sama mengawal dan mengawasi yang namanya program pemerintah, baik pusat, provinsi  maupun daerah, karna ini merupakan hak kita semua untuk mengawal dan mendukung program pemerintah kalaupun tidak bertentangan dengan Undang undang.”( Tim)