Polres Mesuji Berhasil Bekuk Pelaku Pembacokan Sadis

0
205

Pepadunnews.com, Mesuji – Akhirnya motif dibalik insiden penganiayaan terhadap Mujiono (65) warga Desa Sukaagung, Kecamatan Way Serdang, beberapa waktu lalu telah terungkap. Kepada polisi, pelaku Sunarno (37) yang juga merupakan tetangga korban mengungkapkan, apa alasannya tega menghujani pria paruh baya itu dengan sebilah golok, hingga korban menderita luka bacok disekujur tubuhnya.kamis,27/juni.

Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo mengatakan bahwa motif pelaku tega melakukan aksi penganiayaan terhadap korban lantaran kesal dengan korban yang dianggap sebagai penyebab kemalangan yang dialami pelaku.

Para saksi dan pelaku sudah kita periksa, dan penyebabnya karena korban ini telah memberikan suatu amalan kepada pelaku. Memang sebelumnya pelaku sering bertamu kerumah korban, pada saat itulah korban memberikan suatu amalan kepada pelaku untuk mengatasi kesulitan hidup, amalan itu berupa perintah untuk menjalankan puasa senin-kamis.

Kemudian Setelah selang beberapa waktu korban memberikan nasihat itu kepada pelaku, korban meminta agar pelaku datang ke rumahnya bermaksud untuk menanyakan apakah perintahnya tentang amalan tersebut sudah dilaksanakan oleh pelaku atau belum.

Akan tetapi permintaan korban tidak dikabulkan sehingga korban selalu melontarkan kalimat bernada ancaman terhadap pelaku setiap kali bertemu, adapun ucapan korban terhadap pelaku ialah ‘Lihat saja kamu sebentar lagi, susah hidup kamu, rezekimu pun mati’.

Kepada polisi, pelaku Sunarno menceritakan, bahwa setelah kejadian itu pelaku mendapat suatu masalah di keluarganya. Dalam situasi panik tersebut pelaku meyakini bahwa penyebab terjadinya masalah yang dialaminya itu karena doa korban, sehingga puncaknya, pelaku pun mendatangi korban dengan membawa sebilah golok yang di sembunyikannya di dalam jok motor miliknya, pada Rabu(26/6) sekitar pukul 10.00 wib.

“Sesampainya di rumah korban, pelaku melihat korban sedang duduk di depan rumahnya, pelaku pun langsung menghampirinya. Melihat kedatangan Sunarno, saat itu korban langsung berkata, “kenapa kamu kesini? Sudah susah kehidupan kamu ya” mendengar ucapan korban ini, pelaku SN langsung naik pitam dan memukul korban, meski sempat melawan, namun korban akhirnya tak berdaya menghadapi keganasan pelaku yang sudah gelap mata dan terbakar emosi,”kata Kasat lagi.

Lebih dalam dijelaskannya, meski korban sudah tidak berdaya, pelaku ini terus menyerangnya secara membabi buta dengan menggunakan sebilah golok yang sudah disiapkannya di dalam jok motornya tadi. Akibatnya, korban mengalami luka bacokan di sekujur tubuhnya, melihat sasarannya sudah terkapar bersimbah darah, pelaku kemudian kembali memasukkan golok ke dalam jok motor miliknya dan langsung pergi meninggalkan korban.

“Berkat laporan masyarakat, tidak sampai satu jam setelah peristiwa penganiayaan itu, pelaku berhasil diamankan, berikut barang bukti sebilah senjata tajam jenis golok dan satu unit sepeda motor Suzuki Smash tanpa body dengan nomor polisi BE 8151 TM. Atas perbuatannya, kini pelaku harus merasakan dinginnya sel tahanan Mapolres Mesuji dan akan dijerat dengan pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan korbannya mengalami luka berat dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 5 tahun.(ros)