Pokmas Bumiharjo di Duga Catut Inspektorat, Untuk Muluskan Aksinya.

0
132

Lampung Timur -PEPADUNNEWS.COM: Semakin jauh di publikasikan semakin tidak proaktif , ketua Pokmas yang pada awalnya memberikan statement bohong pada awak media terkait penarikan alias pungutan sebesar 500 Ribu Rupiah, sudah berkordinasi Camat dan Inspektorat Lampung Timur mulai terkuak.

Dugaan pungutan pendaftar surat tanah gratis program presiden Joko Widodo yakni PTSL yang pada pelaksanaannya telah berkordinasi Camat Batanghari dan INSPEKTORAT Lampung Timur , akan di SPJ dan lapor Inspektorat di bantah keras oleh pihak Irban Ibnu Santoso.

Terkait dugaan kasus pungutan liar(PUNGLI) yang dilakukan Ketua kelompok masyarakat(POKMAS) Desa Bumi Harjo kecamatan Batanghari, saat awak media bisa terhubung dengan kepala Desa setempat beberapa waktu lalu sebelum pokmas dan kades Mahfud Sidik terkesan kedua kompak tak terima atau blokir ponsel guna hindari permasalahan yang ada , karena sebelum ketua pokmas di panggil camat Batanghari Rohiman melakukan teguran keras hingga penanda tanganan surat pernyataan diatas meterai mengakui apa yang diucapkanya pada Media masa adalah tak benar alias bohong , jika program pemerintah pembuatan surat tanah gratis tersebut melibatkan Camat setempat.

Sementara saat dikonfirmasikan  ke Inspektorat Bantuan (IRBAN) wilayah kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur Ibnu Santoso , melalui via pesan WhatsApp pada media ini menyampaikan terkait dugaan pungli PTSL di kecamatan Batanghari,   jika kelompok masyarakat ( Pokmas) Desa Bumi Harjo sama sekali tak pernah ada kordinasi apa lagi membuat SPJ pungutan dan dilaporkan pada Inspektorat Lampung Timur.

“Ah itu biasa , biasa mas kalo bilang seolah sudah kordinasi inspektorat, yang pasti tidak ada dan tidak ada restu terkait dugaan pungli itu, tegasnya.”

Di singgung apa tindakan Inspektorat Lampung Timur dengan masalah PTSL desa bumiharjo, segera nanti kita Kordinasaikan ke Camat dia yang punya wilayah , pasti kita koordinasikan, tutupnya.”(tim)