PMD Mesuji Gelar Rakor Tim Inovasi Kabupaten,Bursa Desa

0
114

PepadunNews.com,Mesuji – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa(PMD) Kabupaten Mesuji mengadakan Rapat koordinasi Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Program Inovasi Desa Kabupaten Mesuji tahun 2019,guna menindaklanjuti dan mengawal hasil Bursa Inovasi Desa yang dilaksanakan di setiap kecamatan beberapa waktu yang lalu ,berlangsung di Aula hotel Adzam Desa Brabasan Kecamatan Tanjung Raya/23/07.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sunardi,SE.,mengatakan Inovasi Daerah ini tidak hanya ada di kecamatan atau Kabupaten saja ,tetapi di Provinsi dan Pusat juga ada,artinya program Inovasi ini memang sekarang ini sudah menjadi keperluan Nasional dan wajib ada,

pemerintah daerah sampai kejajaran yang paling bawah yaitu Kepala Desa itu wajib untuk menyambungkan Inovasi-Inovasi ,karena Inovasi ini tujuannya kita akan menggali Potensi -potensi yang bisa kita unggulkan untuk prodak daerah khususnya Desa,

Mari kita bersama-sama bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi nya msing-masing,berjuang demi kemajuan daerah, kita tunjukan sebagai wujud cinta kita dengan Kabupaten Mesuji khususnya ,dengan negara Indonesia Umumnya,kita gak usah melirik kerjaan tetangga atau mempersoalkan pekerjaan tetangga ,sementara pekerjaan kita sendiri terbengkalai.

Selanjutnya Perlu diketahui bahwa pada tahun 2019 Dana Desa(DD) kita Seratus Satu Miliar, yang tersalur di Seratus Lima desa,dimana desa yang tertinggi menerima Dana Desa yaitu di desa Talang Batu dan Talanggunung sebanyak Satu Koma delapan miliyar pada tahun 2019,dan yang menerima Dana Desa terendah yaitu di desa Simpang pematang sebanyak tujuh ratus juta rupiah.

Nah artinya kita pada tahun 2019 sudah menerima Dana Desa (DD) dengan total Seratus Satu Miliyar ,prediksi kita atau menurut hitung-hitungan ,pada tahun 2020 kita naik 7,5 persen Dana Desa nya untuk kabupaten Mesuji.Maka dari itu dengan kenaikin seperti ini Dana Desanya,jangan membuat kita menjadi berbangga hati tetapi kita harus fikirkan permasalahan yang akan kita hadapi mungkin akan lebih berat.

Saya berharap betul dengan TPID ini ,kerjanya betul-betul ,kita serius mengawal hasil Bursa Inovasi desa Kemarin jangan sampai itu cuma menjadi ceremony aja,begitu juga hasil Bursa pada tahun 2018 untuk 2019 ini ,sudah sampai mana mereka melaksanakan program itu.

Disela -sela kegiatan tersebut Kepala Dinas PMD Sunardi ,SE.,Menyinggung dan mengingatkan bagi para Kepala Desa yang melaporkan beliau mengondisikan atau melakukan pemotongan dana bimtek Kegiatan Bimtek 2019 beberapa bulan yang lalu,bahwa disitu bunyinya dinas PMD lah yang mengondisikan Kegiatan tersebut.

Dimana diri saya pribadi dituduh memotong dana Bimtek itu sebesar Rp.7.500.000.000 Setiap desanya,kalau kita pikir secara logika ,kalau Kadis PMD melakukan pemotongan sebesar itu kegiatan tersebut tidak akan jalan,biaya sewa hotel nya tidak bisa dibayar,biaya makan nya dan lain-lainnya.

mari kita sama-sama luruskan permasalahan ini sampai selesai jangan ikut-ikutan menyoraki sampai berlarut-larut,karena sampai saat ini permasalahan tersebut belum ada titik jalan keluarnya.(Rosyid)