Pembangunan Proyek Padat Karya Kampung Astra Kestra Tidak Ada Sosialisasi

0
69

Tulang Bawang- Pepadunnews.com: Program Padat Karya Tunai (PKT/cash for work) Kementerian Pekerjaaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Pusat senilai 3 Milyar. Kepala Kampung Astra Kestra Oni Hadi Indarto, angkat bicara, kami merasa kecewa dengan pekerjaan bangunan drainase yang berlokasi jalan Lintas Timur Menggala Kabupaten Tulang Bawang, di balai kampung. Senin (21-09-2020)
Lanjutnya, seharus nya kegiatan bangunan drainase yang prioritas, berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan daya beli masyarakat setempat, serta adanya pengelolaan, perawatan, dan pelestarian yang berkelanjutan dijaga kualitas nya, jangan mencari keuntungan dalam begitu besar dalam kegiatan itu.
Pekerjaan tersebut harus melibatkan masyarakat miskin, kaum marginal, penyandang disabilitas, dan penganut kepercayaan diri, dan untuk masyarakat kampung dengan semangat gotong royong dan disepakati dalam musyawarah kampung, seharus nya itu yang harus di lakukan oleh panitia pelaksana program PKT.
Pengawas pekerjaan harus mengutamakan prinsip transparan dan akuntabel baik secara moral, teknis, legal

maupun administratif kepada semua pihak, “Namun ini malah berbanding terbalik, sebagai kepala kampung tidak pernah dilibatkan oleh siapapun dalam pekerjaan tersebut, justru kalo saya tau ada program PKT. Maka saya akan tarik dan melakukan kemonikasi dengan pelaksana tersebut, untuk minta supaya pembangunan drainase itu di pindahkan di sebelah kiri yang banyak penduduk nya, bukan dibagian sebelah sana, jelasnya.
Masih lanjut Oni Hadi Indarto, dia mintak pernyataan dari Deby Julinio Putri S.T selaku pengawas di lapangan yang pernah statement di media untuk membongkar kembali, atas pekerjaan drainase yang tidak sesuai dengan spek dan juklak juknis, guna menindak lanjuti hasil hasil pekerjaan bangunan drainase, karena sudah jelas ketebalan dinding drainase kurang 20 Cm, namun ditutupi dengan tanah bukan dengan adukan semen dan pasir, ini yang harus kita dorong guna menjaga kualitas bangunan bukan sekedar eksen semata.
Dan jika pengawas Deby Julinio Putri S.T. mengatakan bahwa sudah melakukan sosalisasi terkait program PKT yang di bangun drainase kepada warga kampung Astra Kestra itu tidak pernah, dan saya selaku kepala kampung belum mendengar hal itu.
Oni Hadi Indarto juga mengingatkan kepada para penegak hukum, agar supaya melakukan uji coba Laboratorium, guna memastikan apakah adukan semen nya sudah sesuai, ini juga hasil konfirmasi/kroscek rekan-rekan media yang di tunjukan kepada saya. Sangat prihatin karna pekerjaan drainase di tutupi dengan tanah, yang seharusnya pakai adukan semen, bisa di pastikan ada kerugian Negara dalam pekerjaan tersebut.

Serta kami berharap kepada pihak penegak hukum dan pihak instansi terkiat terutama Balai Besar-19 Kementerian PUPR Pusat bisa turun lansung kelokasi bangunan drainase untuk mengkroscek. Karena sudah jelas banyaknya kejanggalan dalam hal ini.”( Tim)