Lurah Tejosari: Benarkan Penebangan 8 Pohon Milik Hutan Kota Metro

0
396

Metro-Pepadunnews.com: Adanya Penebangan pohon milik hutan kota Metro di lokasi Tejosari kecamatan Metro Timur, adalah benar pemotongan kayu ini terjadi dan sudah mendapat izin dari pihak kelurahan setempat.

Sebelumnya informasi yang di dapat media ini, bahwa ada sumber yang tidak mau di sebut mengatakan adanya aktifitas penebangan pohon di lokasi sebelah stadion Tejosari yang merupakan hutan kota milik pemerintah kota metro sebanyak 11 batang.

Dari sumber juga menyampaikan, kalo ini hutan kota milik pemerintah pasti harus ada surat secara prosedur perizinannya dan kegunaan nya,  kayu pun informasi sudah di jual oleh salah satu warga penebang.

Masih menurut sumber, awal kan ada usulan rehab pembangunan musholah di RT 1 Kelurahan Tejosari nah kalo untuk rehab musolah kan harus disampaikan ke pengurus berapa yang di butuhkan ukuran kayu nya, bukan malah ini di potong satu meter setengah ada yang di potong 2 meter.

Tidak hanya itu bahkan hasil penebangan kayu ini menurut informasi sudah dijual .”

Sementara saat di konfirmasikan terkait penebangan pohon hutan kota ini kepada Lurah Tejosari Ansori di ruang kerjanya mengatakan , iya pak memang benar ada aktifitas penebangan itu ya masalah itu sudah selesia kok pak, termasuk surat izin  dari kelurahan kita tembusin ke camat.”

Dirinya juga menyampaikan akan kegunaan kayu ini untuk membantu rehab  musholah dan sudah kami laksanakan, ungkapnya.

Saat di tanya berapa jumlah pohon yang di tebang menurutnya ya hanya 8 pohon pak, karena yang 3 pohon kondisi rusak rapuh jadi semua ada 11 pohon.”

Kalo masalah informasi itu dijual, benar memang di jual kayunya tetapi hasil dijual itu untuk bantu musholah , ya cuma ini hanya salah prosedur, hanya  prosedur salah itu aja pak.”

Ya kalo mau nanya-nanya surat izin silahkan pak ada di kantor kecamatan,ungkapnya.”

Sedangkan saat di konfirmasikan ke pihak kecamatan lebih mencengangkan Camat Metro Timur Jonizar mengatakan, bahwa dalam surat ijin penebangan berbunyi hanyalah 3 pohon yang sudah rapuh yang boleh di tebang, namun dalam real di lapangan terjadi penebangan 8 pohon yang masih hidup Kokoh.”

Menurutnya juga, permasalahan sudah kita sampaikan ke pihak Dinas Lingkungan Hidup kota Metro, ya semua ada surat ijin kok, cuma ada kelalaian sedikit,tutupnya.

Bahkan adanya kelalaian dalam penebangan pohon ini sudah di akui pihak yang terkait.”(red)