Kolaborasi Parpol KIK Jabar Berubah Jadi Rumah Jokowi – Maruf Amin

0
350
Sekretaris Tim Kampanye 01, Hasto Kristiyanto.Rilis

Pepadunnews.com, Jakarta – Kolaborasi Partai Politik KIK-Relawan, Jawa Barat berubah menjadi Rumah Jokowi – Ma’ruf Amin. Gerakan Prabowo-Sandi ke Jawa Tengah bentuk kesalahan besar.

“Akibat koalisi Prabowo tidak solid, maka kolaborasi Parpol Koalisi Indonesia Kerja dan Relawan berhasil merubah peta Jabar sehingga Jabar kini menjadi Rumah Jokowi-KH Marif Amin,”

Demikian kata Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) 01 Jokowi-Maruf Amin, Hasto Kristiyanto. Kamis, 14 Februari 2019.

Hasto menjelaskan, kubu Prabowo-Sandi telah melakukan kesalahan fatal dengan masuk ke Jawa Tengah. Jateng tetap solid, Prabowo-Sandi lupa bahwa syarat menyerang basis pertahanan lawan, memerlukan soliditas di internal.

Hal ini didasari dengan adanya pergeseran peta poltik Jabar, dengan diperkuat oleh hasil survey Indo Polling dan survey lembaga kredibel lainnya. Elektabilitas Jokowi-Maruf Amin mencapai 41.7 %, sedangkan Prabowo-Sandi turun hanya menjadi 37.9%.

“Survey internal kami bahkan menempatkan elektabilitas Pak Jokowi-KH Maruf Amin di Jabar mencapai 52.4%,”katanya.

Hasto memaparkan, dukungan para tokoh Jabar seperti Agum Gumelar, Ridwan Kamil, TB Hasanuddin, Deddy Mizwar, Deddy Mulyadi dan tokoh-tokoh sentral seperti Solichin GP, telah merubah drastis peta politik Jabar. Terlebih KH Maruf Amin juga berkontribusi besar terhadap menguatnya dukungan umat Muslim.

“Posisi Pak Jokowi sebagai incumbent yang berprestasi juga menjadi faktor berubahnya peta politik tersebut,”ujarnya.

Masih kata Hasto, disisi lain, upaya Prabowo-Sandi masuk ke Jawa Tengah membawa kegagalan. Upaya provokasi membuat kantor pemenangan disamping Kantor Pemenangan Jokowi-Maruf Amin, dinilai tidak bijak,  tidak sesuai nilai-nilai yang diteladani masyarakat Jawa Tengah dan malah melukai perasaan masyarakat yang mengedepankan tradisi hidup rukun gotong royong.

Maka yang terjadi adalah kerugian ganda, Jawa Tengah tidak membuahkan hasil dan Jawa Barat kebobolan.

“Atas perubahan peta politik Jawa Barat tersebut, maka seluruh Parpol KIK, relawan dan tokoh mendapatkan amunisi baru untuk memenangkan Jokowi-KH Maruf Amin di atas 63%,”ungkapnya.(*)