Kementrian PUPR Pusat Diharapkan Turun Mengecek Drainase Di Kampung Astra Kestra TuLang Bawang

0
71

Tulang Bawang- Pepadunnews.com: Program Padat Karya Tunai (PKT/cash for work) yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun drainase di wilayah jalan Lintas Timur Kampung Astra Kestra Menggala Kabupaten Tulang Bawang yang anggaran nya bersumber dari APBN diduga kuat syarat Korupsi Kolusi Nepatisme (KKN).

Saat tim Konfirmasi melakukan pantauan ke lokasi pembangunan drainase, banyak sekali temuan kejanggalan dalam hal ini. pasalnya, para pekerja pada saat awak media kroscek langsung pekerja yang sedang beraktifitas. Para pekerja melihat jika mereka sedang bekerja dalam pantaun rekan media langsung mengambil sikap bekerja profesional. Minggu (20-09-2020).

Contohnya, semua bagain dinding bangunan drainase yang sudah ditutupi dengan tanah langsung di bongkar dan di ganti dengan adunan semen dan pasir, serta kurangnya nya keteban 20 Cm sisi dinding drainase nya, langsung berupaya melakukan pengalian dindingnya agar bisa terliat mencukupi volume 20 Cm, biasanya hanya bagaian atasnya saja yang 20 Cm di bangain bawah dinding drainase nya diisikan tanah.

Dugaan kuat, para pekerja sudah mendapatkan instruksi dari pengawas dan pemilik pekerjaan drainase, ditempat yang berbeda namun masih di lokasi nya sama, para pekerja langsung segera menutupi dinding drainase yang ditutupi dengan tanah, lalu di tutupi dengan adunan semen dan pasir, bahkan pekerjanya langsung merasa seperti ketakutan karena yang mereka lakukan terpantau oleh rekan media.

Pada saat rekan media konfirmasi dengan warga setempat, yang mana namanya tidak ingin tiluskan dalam pemberitaan mengatakan, kami binggung dengan kegiatan itu, karena kami tidak tau kegiatan proyek dari mana dan siapa yang bekerja nya, lalu anggaran kegiatan drainase itu dari Pemeritnah Tulang Bawang atau dari Provinsi Lampung ataupun dari Pusat.

Karena selama ini kami tidak tau, bahkan yang bekerja pun saat kami tanyakan kebanyakan dari luar daerah bukan warga disini, beberapa hari yang lalu, pernah kami tanyakan kepada pekerjanya asal mereka dari mana, namun ada yang dari Lampung Tengah dan dari Gaya Baru serta ada juga yang dari Tulang Bawang Barat, mungkin masih ada yang dari luar lainnya. Cetusnya.

Salah satu anggota BPK kampung Astra Kestra mengatakan, tidak pernah pihak pengawas proyek drainase melakukan yang nama nya sosalisasi program PKT itu dengan warga. Bahkan kami tidak tau yang mana pengawas nya Deby Julinio Putri.
“Saya pernah meliat aktifitas kegiatan drainase itu, dalam adunan semen dan pasir nya saja sudah keliatan kurang berkualitas kebanyakan pasirnya dari pada semen. Dan yang kami liat juga, kenapa pembuatan drainase itu terletak nya dibagai  sebelah sana, bukan di bagian sini, ada apa sebenarnya di dalam pembuatan drainase nya.

Harapan saya, jika pihak Kementian PUPR Pusat bisa turun langsung ke lokasi, saya akan sampaikan sebagai perwakilan warga setempat, karena dalam proyek PKT ini banyak sekali kejanggalan nya, dari papan nama saja tidak ada, dan pekerjanya kebanyakan pun orang dari luar.

Jika warga disini yang bekerja, maka kegiatan itu bisa kami buat sebagus mungkin, karena warga disinilah yang akan menikmati nya dan merasakan drainase itu.

Dan kami berharap kepada pengawas kegiatan drainase di kampung Astra Kestra , agar bisa mengawasi aktifitas dari pekerja di lapangan, bila perlu pihak Kementerian PUPR Pusat bisa turun dan kroscek langsung pembuatan drainase ini.

Sesuai dengan statement dari pengawas Deby Julinio Putri S.T beberapa hari yang lalu, jika pekerja itu tidak sesuai dengan spek juklak juknis nya. Maka akan dilakukan pembongkaran langsung jika itu memang benar.

Namun selama ini dari hasil konfirmasi dan kroscek di lokasi banyak sekali kejanggalan, sampai saat ini pihak pengawas belum mencoba melakukan tindakan.

Kami berharap kepada pihak yang berwajib atau instansi terkiat Kementerian PUPR Pusat agar bisa meliat langsung kegiatan drainase yang berada di Jalan LintasTimur kampung Astra Kestra Menggala Tulang Bawang.”(tim)