Kades Pekalongan Di Demo Warga Diminta Tegas Berhentikan Kadus 4

0
592

Lampung Timur-Pepadunnews.com: Pagi  tadi Puluhan warga Desa Pekalongan berencana mendemo kantor Desa Pekalongan Kecamatan Pekalongan Lampung Timur, namun dapat di redam dan akhirnya bisa berembuk di Mapolsek Pekalongan, 26/06/2020. Bahkan mereka sudah menyiapkan baleho dan selebaran kertas pernyataan sikap yang siap di tabur.

Kordinator lapangan Pajar Pranata mengatakan, iya pak tadi pagi kita bersama warga sudah siap untuk menyuarakan aspirasi, namun ya kita hargai untuk bermusyawarah apalagi ini yang meminta pak Camat Pekalongan Jarot Suseno ya kita ikuti.

Dalam selembaran yang sudah siap di bagikan, bertuliskan suara rakyat suara Tuhan…diam tertindas atau bergerak melawan.

Kami atas nama warga dusun 4 Desa Pekalongan memandang, Kepala Dusun sudah jauh dari nilai nilai memanusiakan manusia, prilaku dan ucapannya kurang mencerminkan sikap seorang pamong yang mengayomi warganya dalam bekerja, oleh karena itu kami mencabut mandat di pundaknya sebagai kepala dusun 4 untuk di kembalikan kepada Kepala Desa Pekalongan untuk di Ganti .

Dalam aksi ini kami warga dusun 4 menyatakan sikap:

1.Kepala Desa Pekalongan untuk tegas dalam mengambil kebijakan mengganti kepala dusun 4.

2. Kami atas nama warga dusun 4 Desa Pekalongan sudah tidak mau di pamongi oleh kepala dusun yang sekarang, kami minta ganti dengan yang baru. Siapapun orangnya  pilihan bapak kepala desa kami dukung.

Menurut pajar pranata dalam rapat tertutup di mapolsek tadi, hadir Pak camat Pekalongan Jarot Suseno, Kapolsek, Kepala Desa Pekalongan Samsumar, BPD Pekalongan yuriansyah, Perwakilan Pemuda yang intinya kami sudah sampaikan apa yang menjadi aspirasi dan tuntutan warga dusun 4 agar minta di ganti Kadus 4 itu saudara  yang bersangkutan. Dan kita semua warga menunggu sikap dan kebijakan dari pimpinan desa pak Kepala desa kami, terangnya.”

Masih menurutnya, oke semua sesuai aturan dan peraturan tetapi ini suara rakyat kalo rakyat sudah berkehendak , hukum tertinggi ya kedaulatan rakyat, ini menyangkut moralitas,tutupnya.”

Sementara Camat Pekalongan Jarot Suseno usai mengikuti rapat tersebut menyampaikan, ya tadi kita semua sudah bermusyawarah semua hadir, pak Kades, ada warga perwakilan dan Kapolsek, kami kembalikan ke aturan semua ini kan ada mekanismenya baik pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa .

Bila mana semua sudah melalui mekanisme , ya siap saya akan memberi rekom untuk ke tahap selanjutnya, tegasnya.”

Sesuai Peraturan Permendagri 67 tahun 2017 atau Peraturan Mentri Dalam Negri No 67 tahun 2017 Tentang Perubahan atas Permendagri No 83 tahun 2015 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat desa Pasal 1 huruf d.tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai perangkat desa. Pada huruf e berbunyi, melanggar larangan sebagai perangkat desa.”( Rn)